SURAKARTA, Gugat.id – Prestasi membanggakan kembali diukir oleh civitas akademika Institut Seni Indonesia (ISI) Surakarta. Gita Nurhandayani, mahasiswa dari Program Studi Fotografi, Fakultas Seni Rupa dan Desain (FSRD) ISI Surakarta, sukses menyabet Juara I Lomba Fotografi Kreatif – Humanity dalam kompetisi tingkat nasional. Ajang bergengsi ini diselenggarakan oleh Himpunan Mahasiswa Program Studi Aqidah dan Filsafat Islam (HMPS AFI) Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Mas Said Surakarta.22 Oktober 2026
Berdasarkan pengumuman resmi yang dirilis oleh pihak penyelenggara pada Rabu, 21 Oktober 2026, karya fotografi kreatif bertema kemanusiaan milik Gita berhasil memikat para dewan juri dan mengungguli puluhan peserta lainnya dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia. Dalam kompetisi ketat tersebut, Gita Nurhandayani menempati posisi Juara I , disusul oleh perwakilan dari ISI Yogyakarta yang harus puas membawa pulang gelar Juara II dan Juara III.
Keberhasilan ini membuktikan kualitas dan daya saing mahasiswa ISI Surakarta yang mampu berbicara banyak di level nasional. Kompetisi ini dirancang sebagai wadah bagi mahasiswa di seluruh Indonesia untuk mengekspresikan nilai-nilai kemanusiaan melalui lensa kamera secara kreatif dan mendalam.
Menanggapi pencapaian luar biasa ini, Koordinator Program Studi Fotografi FSRD ISI Surakarta, Johan Ies Wahyudi, S.Sn., M.Sn., menyampaikan apresiasi yang mendalam. Beliau menegaskan bahwa prestasi ini merupakan buah dari ketekunan, proses belajar yang konsisten, serta ketajaman intuisi seni yang terus diasah di dalam kampus.

“Kami sangat bangga atas pencapaian Gita Nurhandayani di ajang nasional ini. Kemenangan ini bukan sekadar tentang piala, melainkan bukti nyata bahwa mahasiswa Fotografi ISI Surakarta memiliki kepekaan visual dan empati yang tinggi dalam merespons isu-isu kemanusiaan (humanity). Kompetisi di luar kampus seperti ini sangat penting sebagai ruang uji kemampuan, mengasah mentalitas kompetitif yang sehat, serta memperluas jejaring akademik dengan mahasiswa dari institusi lain. Kami berharap prestasi ini menjadi pemantik semangat bagi mahasiswa lainnya untuk terus berkarya dan berani berkompetisi di tingkat yang lebih tinggi,” ujar Johan Ies Wahyudi.
Sementara itu, Gita Nurhandayani selaku sang juara, tidak dapat menyembunyikan rasa syukur dan bahagianya atas apresiasi tinggi yang diberikan terhadap karya fotonya. Ia mengungkapkan bahwa tema humanity memberikan tantangan tersendiri untuk menangkap momen yang jujur dan menyentuh hati.
“Saya sangat bersyukur dan tidak menyangka bisa meraih Juara I di tingkat nasional, terutama bersaing dengan rekan-rekan berbakat dari kampus lain. Melalui foto kreatif ini, saya ingin menyampaikan pesan bahwa di tengah dinamika dunia saat ini, esensi kemanusiaan dan empati harus tetap hidup dan disuarakan, salah satunya lewat seni fotografi. Penghargaan ini saya persembahkan untuk almamater tercinta, ISI Surakarta, serta para dosen yang selalu membimbing saya. Kemenangan ini memotivasi saya untuk terus mengeksplorasi teknik fotografi dan melahirkan karya-karya baru yang lebih berdampak bagi masyarakat,” ungkap Gita dengan penuh semangat.
Pihak FSRD dan seluruh keluarga besar ISI Surakarta berharap capaian positif ini dapat menjadi inspirasi bagi generasi muda, khususnya mahasiswa seni, untuk tidak ragu mengambil peluang yang ada. Dengan semangat inovasi dan pengembangan diri yang berkelanjutan, ISI Surakarta berkomitmen untuk terus mendukung penuh segala bentuk kegiatan positif mahasiswa demi melahirkan talenta-talenta kreatif yang mampu membawa nama baik institusi ke tingkat nasional maupun internasional.
(Red)