YOGYAKARTA ,gugat.id — Prestasi membanggakan kembali ditorehkan mahasiswa Universitas Kristen Duta Wacana (UKDW). Elva Maria Evelina, mahasiswa Program Studi Sistem Informasi, berhasil lolos seleksi administrasi Pemilihan Mahasiswa Berprestasi (Pilmapres) 2026 tingkat LLDIKTI Wilayah V dan siap melaju ke tahap seleksi wilayah pada 21–22 April 2026
Dalam ajang bergengsi tersebut, Elva mengusung gagasan pendidikan digital adaptif yang berfokus pada pembelajaran siswa sekolah dasar di wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T). Ia menilai, keterbatasan tenaga pengajar di daerah tersebut menjadi tantangan serius yang perlu segera diatasi.
“Gagasan ini diharapkan dapat membantu proses belajar tetap berjalan optimal meski terjadi kekurangan guru,” ujarnya.
Elva menyoroti ketimpangan distribusi guru yang hingga kini masih menjadi persoalan utama. Kondisi tersebut berdampak langsung pada rendahnya tingkat literasi dan numerasi siswa di wilayah 3T, serta memperlebar kesenjangan kualitas pendidikan dibandingkan dengan daerah perkotaan.
Berangkat dari keresahan tersebut, Elva mengaitkan inovasinya dengan tujuan pembangunan berkelanjutan (SDGs), khususnya poin ke-4 tentang pendidikan berkualitas dan poin ke-10 tentang pengurangan kesenjangan.
“Saya ingin solusi ini turut mendorong pemerataan pendidikan di Indonesia,” jelasnya.
Keikutsertaan Elva dalam Pilmapres 2026 juga menjadi ajang pengembangan diri. Ia ingin mengasah kapasitas akademik sekaligus kepemimpinan melalui kompetisi tersebut.
“Pilmapres menjadi ruang belajar untuk menghadirkan gagasan yang berdampak,” katanya.
Setelah berhasil menembus seleksi wilayah, Elva menargetkan hasil terbaik sekaligus membawa nama UKDW semakin dikenal luas.
“Saya ingin memberikan performa terbaik dan membanggakan UKDW,” tegasnya.
Tak hanya di tingkat nasional, Elva juga menorehkan prestasi internasional. Ia meraih penghargaan dalam Scranton Essay & Short Film Contest 2025 melalui karya film berjudul “Me, Leadership, and Change: Breaking Stereotypes as a Triple Minority”. Karyanya unggul dari lebih dari 130 peserta yang berasal dari lima negara di Asia.
Di tingkat nasional, Elva juga berhasil memperoleh pendanaan Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) 2024 pada skema Gagasan Futuristik Tertulis. Bersama tim, ia mengusung proposal bertajuk “Agronomic Satellite Smart System: Sistem Pertanian Cerdas Berbasis Machine Learning untuk Menjaga Stabilitas Pangan”, yang bersaing dengan lebih dari 43.000 tim dari seluruh Indonesia.
Selain itu, Elva terpilih sebagai Google Student Ambassador 2025 setelah lolos seleksi ketat dari 12.000 pendaftar dan masuk dalam 800 peserta terpilih. Ia juga mengikuti program kepemimpinan dari ACUCA pada 2024 yang menekankan pembelajaran berbasis pengabdian masyarakat.
(Redaksi)
Capaian tersebut semakin menegaskan komitmen UKDW dalam menghadirkan pendidikan holistik. Kampus ini terus mengintegrasikan keunggulan akademik, inovasi teknologi, serta penguatan karakter mahasiswa.
Melalui berbagai program dan prestasi tersebut, UKDW mendorong lahirnya generasi mahasiswa yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga mampu memberikan dampak nyata bagi masyarakat dan siap menjadi pemimpin masa depan.