GUNUNGKIDUL, gugat.id – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) GRIB Jaya Gunungkidul memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) atau milad ke-15 dengan rangkaian kegiatan sederhana yang sarat makna pada Sabtu (11/4/2026). Selain prosesi peringatan, kegiatan juga diisi dengan doa bersama sebagai wujud kepedulian sosial terhadap kondisi bangsa dan masyarakat.
Perayaan ini merupakan tindak lanjut dari arahan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) GRIB Jaya yang menginstruksikan seluruh jajaran, mulai dari DPD, DPC hingga PAC, untuk memperingati milad secara sederhana dengan mengedepankan nilai empati dan solidaritas.
Ketua Umum DPP GRIB Jaya, Hercules, sebelumnya menegaskan agar peringatan HUT dilaksanakan secara sederhana di masing-masing daerah sebagai bentuk kepedulian terhadap berbagai tantangan yang dihadapi negara, seperti efisiensi anggaran dan situasi global yang diwarnai konflik.
Di Gunungkidul, kegiatan diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Mars GRIB Jaya, dilanjutkan sambutan Ketua DPC GRIB Jaya Gunungkidul, Sulistyo, serta doa bersama yang digelar di Sekretariat DPC di Padukuhan Kepil, Kalurahan Mulo.
“Menindaklanjuti intruksi dari DPP, tidak terasa sudah 15 tahun sejak 2011 yg awalnya GRIB lalu menjadi GRIB JAYA 2015. Dengan intruksi secara sederhana untuk simpati atas terjadinya berbagai kejadian yang ada seperti perang dan efisiensi negara,” ujar Sulistyo.
Ia menegaskan bahwa momentum milad ini tidak hanya menjadi ajang perayaan, tetapi juga refleksi dan bentuk empati terhadap masyarakat yang tengah mengalami kesulitan.
“Momentum milad ke-15 ini kami isi dengan doa bersama sebagai bentuk kepedulian terhadap saudara-saudara kita yang sedang terkena musibah maupun yang berada di wilayah konflik. Harapan kami, GRIB Jaya ke depan bisa semakin berkembang dan mampu memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat,” lanjutnya.
Dalam kesempatan tersebut, Sulistyo juga menyampaikan harapan agar organisasi semakin solid serta dapat menghadirkan Ketua Umum di Gunungkidul di masa mendatang.
“Harapannya semoga doa-doa dan harapan terwujud di masa yang akan datang, khususnya saya berharap agar ketua umum GRIB JAYA agar bisa hadir di DPC Gunungkidul,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan rencana koordinasi lanjutan organisasi serta memberi ruang kepada sesepuh untuk menyampaikan pesan.
“Selanjutnya nanti mungkin ada beberapa patah kata dari pak Suprapto sebagai sesepuh kita lalu dilanjutkan potong tumpeng dan acara ramah tamah. Terlepas kosongnya DPD kita mengikut dari pusat saja,” tambahnya.
Sesepuh DPP GRIB Jaya, Gideon Suprapto, dalam sambutannya menekankan pentingnya peran organisasi dalam mendampingi masyarakat, khususnya kelompok kurang mampu dan anak yatim.
“Kami berharap GRIB Jaya Gunungkidul mampu menjadi pendamping bagi masyarakat miskin yang sedang berperkara hukum, serta memberikan perhatian kepada anak-anak yatim. Kita harus hadir untuk membantu, mengangkat, dan mendampingi mereka dalam setiap persoalan,” tegasnya.
Menutup sambutannya, Sulistyo kembali menegaskan komitmen organisasi untuk terus hadir di tengah masyarakat kecil.
“Harapan saya GRIB JAYA Gunungkidul ini menjadi teman dari orang miskin dan anak yatim,” tutupnya.
Sebagai simbol perayaan, dilakukan pemotongan tumpeng yang diserahkan kepada pembina Suprapto dan Bernard. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan ramah tamah yang berlangsung hangat, sekaligus memperkuat kebersamaan antar anggota.
Melalui peringatan milad ke-15 ini, GRIB Jaya Gunungkidul diharapkan semakin solid, konsisten dalam menjalankan peran sosial, serta terus bersinergi dengan pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
(Redaksi)