OPM Sebut Tembak Gugur Personel TNI dan Rampas Senjata Laras Panjangnya |

OPM Sebut Tembak Gugur Personel TNI dan Rampas Senjata Laras Panjangnya

By

MADIUN, gugat.id – Kombatan OPM menyebut menembak gugur seorang personel TNI di wilayah dataran tinggi Kabupaten Nduga, Papua Pegunugan, Kamis (08/01/2026). Penembakan yang lebih merupakan penyergapan itu terjadi di Kampung Yuguru, Distrik Mebarok, tepatnya di Pos Penjagaan TNI Kuid.

Selain klaim penembakan, para pemberontak juga merampas sepucuk senjata laras panjang yang melekat pada diri korban, sekaligus 5 unit magasin berikut peluru dan radio komunikasi milik TNI. Setelahnya, para pemberontak bergegas lari masuk hutan, meninggalkan korban yang belum mendapat konfirmasi penanganannya.

Mengutip pernyataan juru bicara TPNPB-OPM, Sebby Sambom, dalam rilis yang diterima koresponden, penyerangan dilakukan sejumlah milisi dari Kodap III/Ndugana Derakma pimpinan Mayor (OPM) Yibet Gwijangge. Barang-barang hasil rampasan, kata Sambom, berada di tangan Mayor (OPM) Yibet Gwijangge dan dibawa ke lokasi yang disebutnya sebagai Markas Batalyon Yuguru.

“Penembakan itu dilaporkan langsung oleh Komandan Operasi Batalyon Yuguru melalui seluler. Ditembak di Pos Kuid. Kami juga merampas sepucuk laras panjang, 5 buah magasin berisi peluru dan radio komunikasi. Korban kami tinggalkan. Sedangkan barang-barang kami bawa ke Batalyon Yuguru,” tutur Sambom.

Sambom mengatakan, sebelum akhirnya salah seorang prajurit TNI gugur dalam insiden itu, di lokasi kejadian sempat terjadi kontak senjata. Pertempuran sporadis yang berlangsung hanya beberapa menit itu, menurut pengakuan Sambom, tidak menimbulkan korban jiwa di pihak TPNPB-OPM.

Sumber TNI di Papua menginformasikan, pihaknya mendengar informasi adanya penembakan oleh OPM terhadap prajurit TNI di wilayah dimaksud. Namun begitu, jelasnya, pihaknya juga belum memperoleh laporan situasi terkait hal itu. Terlebih sektornya juga berbeda.

Infonya seperti itu, Bang. Untuk Lapsit saya belum dapat. Satu anggota (yang gugur). Juga beda sektor lagi,” sebut sumber TNI di Papua.

Sementara Sambom mengumbar ejekannya, menantang TNI untuk mendatangi markasnya jika ingin membalas gugurnya prajurit TNI di tangan OPM. Kata Sambom, TPNPB-OPM Komandan Batalyon Yuguru, Mayor (OPM) Yibet Gwijangge, siap bertanggung jawab atas peristiwa tersebut.

(fin)

Leave a Comment

Your email address will not be published.

You may also like

Hot News

Instagram
WhatsApp
Tiktok
error: Content is protected !!