Pemancing di Bantul Tewas Tersengat Listrik, Joran Menempel di Kabel Bertegangan Tinggi |

Pemancing di Bantul Tewas Tersengat Listrik, Joran Menempel di Kabel Bertegangan Tinggi

By

Bantul, gugat.id – Nasib nahas menimpa seorang pemuda bernama Dean Pratama R.W. (26), warga Banyudono, Canden, Jetis, Bantul, yang meninggal dunia akibat tersengat listrik saat memancing di Jembatan Kretek Senggol, Srigading, Sanden, Bantul, pada Jumat (14/02/2025) sekitar pukul 21.00 WIB.

Menurut Kasi Humas Polres Bantul, AKP I Nengah Jeffry, peristiwa bermula ketika korban dan rekannya memancing di atas jembatan. Korban berada di sisi utara, sementara temannya berada di sisi selatan. Saat itu, korban menggunakan joran jenis tegek dengan panjang 3,6 meter.

Sekitar pukul 21.00 WIB, saksi mendengar suara ledakan seperti korsleting listrik yang diikuti padamnya lampu di sekitar lokasi kejadian. Saat saksi berlari ke arah korban, ia mendapati joran pancing korban menempel di kabel listrik, sementara korban sudah dalam kondisi tengkurap di bawah jembatan.

Saksi yang panik segera meminta bantuan tim SAR dan mengevakuasi korban ke RSUD Saras Adyatma Bambanglipuro. Namun, sesampainya di rumah sakit, korban dinyatakan meninggal dunia. Hasil pemeriksaan medis menunjukkan korban mengalami luka bakar akibat sengatan listrik di kedua pergelangan tangan hingga telapak serta luka bakar pada betis kanan.

Peristiwa ini menjadi pengingat akan pentingnya memperhatikan bahaya listrik di sekitar lokasi pemancingan. Berdasarkan standar keselamatan, jarak aman dari kabel listrik bervariasi sesuai dengan tingkat tegangannya. Untuk tegangan rendah (220–380 Volt), jarak aman minimal adalah 0,3 meter. Tegangan menengah (20 kV) memerlukan jarak 3 meter, sedangkan tegangan tinggi (150 kV) membutuhkan jarak 5 meter. Adapun tegangan ekstra tinggi (500 kV) memiliki jarak aman minimal 9 meter.

Baca juga: https://www.gugat.id/pramuka-gunungkidul-gelar-rapat-kerja-bahas-program-dan-penguatan-karakter/

Masyarakat, khususnya para pemancing, diimbau untuk selalu memperhatikan lingkungan sekitar sebelum melempar joran. Penggunaan joran berbahan non-konduktif seperti bambu atau fiberglass lebih disarankan dibandingkan bahan karbon yang dapat menghantarkan listrik. Selain itu, hindari memancing di lokasi dengan kabel listrik di atasnya, terutama saat kondisi basah atau hujan, untuk mengurangi risiko tersengat listrik.

Insiden ini menjadi pelajaran penting agar masyarakat lebih berhati-hati dan waspada saat beraktivitas di area terbuka yang berdekatan dengan jaringan listrik.

(Redaksi)

Leave a Comment

Your email address will not be published.

You may also like

Hot News

Instagram
WhatsApp
Tiktok
error: Content is protected !!