Pemasangan Jembatan Bailey Padang Mantuang Dipercepat, Target Selesai 16 Desember |

Pemasangan Jembatan Bailey Padang Mantuang Dipercepat, Target Selesai 16 Desember

By

Padang Pariaman, gugat.id – Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman bersama Pos Pendamping Nasional Provinsi Sumatera Barat dan unsur terkait mempercepat proses pemasangan Jembatan Bailey Padang Mantuang di Kecamatan 2×11 Kayu Tanam. Upaya ini dilakukan untuk memulihkan konektivitas transportasi, memperlancar distribusi logistik, serta memastikan akses layanan darurat, kesehatan, dan pendidikan kembali normal.

Jembatan utama di Padang Mantuang putus akibat banjir pada akhir November, sehingga akses masyarakat di jalur Korong Padang Mantuang–Nagari Kayu Tanam terputus total. Dampak bencana juga dirasakan di sejumlah titik lain di Kabupaten Padang Pariaman yang mengalami kerusakan akses akibat banjir dan longsor.

Untuk mengatasi kondisi tersebut, Forkopimda Padang Pariaman bersama pemerintah pusat menetapkan pemasangan jembatan Bailey sebagai solusi tercepat dan paling efektif guna memulihkan mobilitas warga dan distribusi kebutuhan dasar.

Jembatan Bailey yang digunakan merupakan dukungan dari Satuan Zeni Tempur 2/Samara Grawira Kodam II Sriwijaya Prabumulih, dengan spesifikasi panjang 30 meter, lebar 3,9 meter, dan kapasitas beban hingga 20 ton. Jembatan ini dirancang untuk dilalui kendaraan ringan hingga truk logistik.

“Proses pemasangan jembatan ini melibatkan dukungan penuh dari unsur Zeni TNI AD yang terdiri dari 25 personel Zeni Tempur 2/SG Prabumulih, 50 personel Batalyon Teritorial Pembangunan 896/Serumpun Pseko, 5 personel Batalyon Perbekalan dan Angkutan Kodam XX/Tuanku Imam Bonjol, serta anggota Kodim 0308 Padang Pariaman. Semua anggota tetap bekerja dengan semangat meski diguyur hujan. Kita percepat prosesnya agar jembatan ini segera dapat digunakan masyarakat,” ujar Komandan Peleton Batalyon Zeni Tempur 2/SG Prabumulih, Letnan Dua Czi Muhammad Asri Lubis.

Baca juga: https://www.gugat.id/investasi-masa-depan-riset-sosialisasi-strategi-memenangkan-hibah-bima-2026/

Pemasangan jembatan dimulai pada 10 Desember 2025 dan ditargetkan selesai pada 16 Desember 2025. Hingga 11 Desember 2025, progres pekerjaan telah mencapai 27 persen, meski tim di lapangan masih menghadapi kendala cuaca buruk.

Tim teknis Zeni TNI AD juga telah melakukan survei dan memastikan seluruh proses mengikuti standar keselamatan konstruksi, termasuk penggunaan penyangga sementara, pondasi sementara, serta pemeriksaan struktur secara menyeluruh.

Jembatan Padang Mantuang sendiri merupakan satu dari empat jembatan prioritas di wilayah Sumatera Barat yang tengah ditangani pemerintah, bersama Jembatan Sikabau di Kabupaten Pasaman Barat serta Jembatan Supayang dan Bawah Kubang di Kabupaten Solok.

(Redaksi/Don)

Leave a Comment

Your email address will not be published.

You may also like

Hot News

Instagram
WhatsApp
Tiktok
error: Content is protected !!