Pemuda Hilang di Hutan Binangun, Basarnas Cilacap Kerahkan Tim SAR dan Drone Pencarian |

Pemuda Hilang di Hutan Binangun, Basarnas Cilacap Kerahkan Tim SAR dan Drone Pencarian

By

Cilacap, Gugat.id — Seorang pemuda bernama Sugi Triyono (26), warga Desa Binangun, Kecamatan Bantarsari, Kabupaten Cilacap, dilaporkan hilang di kawasan hutan Desa Binangun sejak Minggu (10/5/2026). Hingga Selasa (12/5/2026), korban belum ditemukan sehingga keluarga bersama warga meminta bantuan pencarian kepada Basarnas Cilacap.

Informasi kejadian diterima Kantor Pencarian dan Pertolongan Cilacap pada Selasa sore sekitar pukul 15.40 WIB dari Muji, anggota Banser Cilacap. Setelah menerima laporan tersebut, Basarnas langsung mengerahkan satu tim rescue menuju lokasi untuk melakukan operasi pencarian dan pertolongan.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, peristiwa bermula saat korban pergi menuju area alas atau ladang di wilayah hutan Binangun bersama kedua orang tuanya pada Minggu pagi sekitar pukul 08.00 WIB. Namun, sekitar 10 menit perjalanan dari rumah, tepatnya di area komplek makam Tambaksari Binangun, korban terpisah dari orang tuanya dan tidak diketahui keberadaannya hingga sekarang.

Pihak keluarga bersama masyarakat sekitar sebenarnya telah berupaya melakukan pencarian secara mandiri selama dua hari terakhir. Akan tetapi, upaya tersebut belum membuahkan hasil sehingga laporan kemudian diteruskan ke Polsek Bantarsari dan Basarnas Cilacap untuk penanganan lebih lanjut.

Kepala operasi SAR dari Basarnas Cilacap, Trisno, memimpin langsung proses pencarian di lokasi kejadian. Tim SAR melakukan penyisiran di area hutan yang diduga menjadi lokasi hilangnya korban. Selain itu, pencarian juga diperluas menggunakan drone guna memantau wilayah dari udara dan mempercepat proses pencarian survivor.

Menindaklanjuti laporan tersebut, Kantor SAR Cilacap memberangkatkan satu tim rescue menuju lokasi kejadian pada pukul 15.50 WIB dengan estimasi tiba pukul 16.59 WIB. Lokasi kejadian berada pada koordinat 7°31’58.68″S 108°55’45.29″T dengan jarak tempuh sekitar 40,5 kilometer dari Kantor SAR Cilacap,” ujar M. Abdullah.

Operasi SAR melibatkan sejumlah unsur, di antaranya Kantor SAR Cilacap, Polsek Bantarsari, perangkat desa, Banser, keluarga korban, serta masyarakat setempat. Tim gabungan juga dilengkapi berbagai perlengkapan pendukung seperti alat mountaineering, perlengkapan medis, dan alat komunikasi untuk menunjang proses pencarian di medan hutan.

Hingga Selasa malam, korban masih dalam pencarian. Cuaca di sekitar lokasi dilaporkan berawan dan relatif mendukung jalannya operasi SAR. Tim gabungan terus berupaya menyisir sejumlah titik yang dicurigai guna menemukan korban secepat mungkin.

Pewarta : Iqbal Riyanda

Leave a Comment

Your email address will not be published.

You may also like

Hot News

Instagram
WhatsApp
Tiktok
error: Content is protected !!