Tegal, Gugat.id – Ratusan warga memadati kegiatan pengobatan gratis dan makan siang marhaen gratis yang digelar DPC PDI Perjuangan Kota Tegal di Kelurahan Randugunting, Kecamatan Tegal Selatan, Rabu (10/6/2026). Program sosial tersebut mendapat sambutan antusias dari masyarakat karena selain memperoleh layanan kesehatan tanpa biaya, warga yang mengikuti pemeriksaan kesehatan juga mendapatkan makan siang gratis.
Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Tegal, Edy Suripno, mengatakan kegiatan tersebut merupakan program rutin yang dilaksanakan setiap tanggal 10 setiap bulan sebagai bentuk kepedulian dan perhatian terhadap kondisi masyarakat. Menurutnya, kegiatan ini menjadi sarana untuk mempererat kebersamaan sekaligus memperkuat fondasi kesehatan dan ketahanan pangan warga.
“Dari pagi mulai pukul 08.00 WIB hingga siang hari, respons masyarakat sangat baik. Antusiasme warga menunjukkan bahwa layanan kesehatan seperti ini memang sangat dibutuhkan,” ujar Edy di sela kegiatan.
Ia menjelaskan, program pengobatan gratis yang telah memasuki pelaksanaan ketiga kalinya itu akan terus dilanjutkan secara berkelanjutan. Bahkan, pada kegiatan berikutnya yang akan digelar di Kecamatan Margadana, DPC PDI Perjuangan Kota Tegal berencana menambah layanan donor darah sebagai bagian dari aksi sosial untuk masyarakat.
Edy menambahkan, gerakan pengobatan gratis setiap tanggal 10 bukan hanya dilaksanakan di Kota Tegal, melainkan secara serentak oleh seluruh DPC PDI Perjuangan di Jawa Tengah. Langkah tersebut dilakukan agar masyarakat mengetahui dan dapat memanfaatkan program pelayanan sosial yang rutin diselenggarakan partai.

Sementara itu, Ketua Komisi III DPRD Kota Tegal, Sutari, mengapresiasi kegiatan yang dinilai mencerminkan komitmen PDI Perjuangan sebagai partai yang berorientasi pada kepentingan rakyat. Menurutnya, program pengobatan gratis dan makan siang marhaen gratis menjadi bentuk kepedulian terhadap kelompok masyarakat yang selama ini belum banyak tersentuh berbagai program bantuan sosial.
Ia menyebut para pengemudi ojek, tukang becak, pedagang kecil, buruh bangunan, dan pekerja sektor informal lainnya juga membutuhkan perhatian, baik dari sisi kesehatan maupun pemenuhan kebutuhan pangan. Karena itu, kegiatan tersebut diharapkan mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat kecil yang menjadi tulang punggung perekonomian daerah.
“Yang terpenting adalah bagaimana pangan dan layanan kesehatan bisa dirasakan secara merata oleh seluruh lapisan masyarakat. Kegiatan ini akan terus kami laksanakan secara rutin setiap tanggal 10 sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat,” kata Sutari.
Melalui program ini, DPC PDI Perjuangan Kota Tegal berharap dapat terus menghadirkan pelayanan sosial yang bermanfaat bagi masyarakat sekaligus memperkuat semangat gotong royong dan kepedulian sosial di tengah kehidupan bermasyarakat. Pada pelaksanaan mendatang, kegiatan tersebut juga akan diperluas dengan berbagai aksi kemanusiaan lainnya, termasuk donor darah untuk membantu memenuhi kebutuhan stok darah bagi warga yang membutuhkan.
Pewarta : Iqbal R