September 2024, Kundha Kabudayan Gunungkidul Gelar Potensi Rintisan Budaya di 55 Kalurahan |

September 2024, Kundha Kabudayan Gunungkidul Gelar Potensi Rintisan Budaya di 55 Kalurahan

By

GUNUNGKIDUL, gugat.id- Guna mengangkat khasanah budaya jawa, Dinas Kundha Kabudaya Kabupaten Gunungkidul gelar Potensi Rintisan Kalurahan Budaya. Kegiatan ini dilaksanakan mulai tanggal 21 – 30 September Tahun 2024, dengan diikuti oleh 55 Kalurahan Rintisan Budaya dari 18 Kapanewon se- Kabupaten Gunungkidul.

Kepala Kundha Kabudayan Kabupaten Gunungkidul Chairul Agus Mantara, S.IP mengatakan Gelar Potensi Rintisan Kalurahan Budaya diselenggarakan untuk memberikan penilaian atas progres semua kalurahan yang bergelar kalurahan rintisan budaya sejak ditetapkan.

Dengan adanya gelar potensi Rintisan Kalurahan Budaya harapannya adalah nanti bisa ditetapkan kriteria-kriteria terbaik maju atau berkembang,” ucap Agus Mantara melalui pesan singkat WhatsApp pada Minggu ( 22/09/2024 ).

Lebih lanjut ia menjelaskan masing-masing kalurahan yang mengikuti gelar potensi budaya menampilkan kekayaan budaya jawa yang meliputi Adat, tradisi, Kesenian, Permainan Tradisional, Bahasa, Sastra, Aksara, Kuliner, Kerajinan, Pengobatan Tradisional, Penataan Ruang dan Bangunan serta warisan Budaya.

Baca juga:Gunungkidul Tourism Fest 2024 di Kapanewon Semin, Upaya Semarakan Hari Pariwisata Dunia

Adapun jadwal kegiatan Gelar Potensi Rintisan Kalurahan Budaya Tahun 2024 sebagai berikut :

Sabtu 21 September :
Kapanewon Playen
Kapanewon Paliyan,

Minggu 22 September
Kapanewon Girisubo
Kapanewon Rongkop

Senin 23 September
Kapanewon Gedangsari
Kapanewon Ngawen

Selasa 24 September
Kapanewon Semin
Kapanewon Karangmojo

Rabu 25 September
Kapanewon Purwosari
Kapanewon Panggang

Kamis 26 September
Kapanewon Tanjungsari
Kapanewon Saptosari

Jum’at 27 September
Kapanewon Nglipar
Kapanewon Pathuk

Sabtu 28 September
Kapanewon Ponjong
Kapanewon Semanu

Minggu 29 September
Kapanewon Tepus

Senin 30 September
Kapanewon Wonosari

Agus Mantara menambahkan gelar potensi kalurahan rintisan budaya tidak dipusatkan di kabupaten, namun di masing masing kalurahan. Selain dimaksudkan untuk memaksimalkan penampilan gelar potensi budaya, juga diharapkan berimbas pada peningkatkan ekonomi masyarakat.

(Red/hmw)

Leave a Comment

Your email address will not be published.

You may also like

Hot News

Instagram
WhatsApp
Tiktok
error: Content is protected !!