Surakarta , Gugat.id – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan mahasiswa Fakultas Seni Pertunjukan (FSP) Institut Seni Indonesia (ISI) Surakarta. Tim Prodi Koreografi Inkuiri FSP ISI Surakarta sukses meraih Juara 1 Tingkat Nasional dalam ajang Narayana Tari Nasional 2026, sebuah kompetisi tari bergengsi yang diselenggarakan oleh Universitas Sunan Giri (UNUGIRI) Bojonegoro.
Kompetisi yang mengusung tema “Gerakan Energi Nusantara dalam Tari dan Rasa” (GENTARA) ini mencapai puncaknya pada Minggu (31/5/2026). Ajang berskala nasional tersebut menjadi ruang ekspresi bagi para penari muda berbakat dari berbagai perguruan tinggi dan sanggar tari terbaik di Indonesia untuk menampilkan kreativitas, inovasi, serta kekayaan budaya Nusantara melalui seni tari.

Persaingan berlangsung sangat ketat. Seluruh peserta terlebih dahulu mengikuti seleksi daring (online) yang menjaring karya-karya terbaik dari seluruh Indonesia. Dari ratusan peserta yang mendaftar, hanya 10 tim terbaik yang berhak melaju ke babak final dan tampil langsung di Auditorium Hasyim Asy’ari UNUGIRI Bojonegoro.
Di tengah kompetisi yang sarat kualitas dan kreativitas, Tim Prodi Koreografi Inkuiri FSP ISI Surakarta berhasil menembus jajaran finalis nasional. Tidak berhenti di sana, tim ini tampil memukau dewan juri melalui karya tari berjudul “Pangayoming Jiwo”, hingga akhirnya dinobatkan sebagai Juara 1 Narayana Tari Tingkat Nasional 2026.
Keberhasilan tersebut merupakan hasil kerja keras para penari yang membawakan karya dengan penuh penghayatan dan kekuatan artistik, yakni:
Maria Angela Bondan Kareza Yoselina
Atikah Langen Ayuningtyas
Rania Dascha Putri Nabila
Kemenangan ini menjadi bukti kualitas pendidikan seni di ISI Surakarta sekaligus menegaskan kemampuan mahasiswa Prodi Koreografi dalam berkompetisi di tingkat nasional. Prestasi tersebut juga memperkuat posisi ISI Surakarta sebagai salah satu institusi seni yang konsisten melahirkan karya-karya kreatif dan berdaya saing tinggi.
Tim Prodi Koreografi Inkuiri FSP ISI Surakarta menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh sivitas akademika kampus yang telah memberikan doa, dukungan, dan semangat selama proses persiapan hingga pelaksanaan kompetisi.
“Kemenangan ini bukan hanya milik tim, tetapi milik seluruh keluarga besar ISI Surakarta yang telah mendukung setiap langkah perjuangan kami. Terima kasih atas doa dan dukungan yang mengantarkan kami meraih hasil terbaik,” ungkap perwakilan tim.
Prestasi ini diharapkan menjadi motivasi bagi mahasiswa lainnya untuk terus berkarya, berinovasi, dan mengharumkan nama kampus di berbagai ajang nasional maupun internasional. Dengan keberhasilan tersebut, ISI Surakarta kembali menunjukkan bahwa seni bukan sekadar ekspresi, tetapi juga ruang prestasi yang mampu membawa nama bangsa dan budaya Indonesia semakin dikenal luas.
(Red)