Solo, Gugat.id — Hari Jumat (10/10/2025) menjadi tanggal yang tak akan terlupakan bagi Wali Kota Tegal, H. Dedy Yon Supriyono. Di bawah langit Solo yang teduh, tepat pukul 10.00 WIB, ia resmi melepas masa dudanya dan memulai babak baru dalam hidupnya. Bertempat di Hotel Grand Mercure Solo Baru, Sukoharjo, momen sakral itu menjadi saksi bersatunya dua hati, Dedy Yon Supriyono dan Gadis Septi Febriana, perempuan asal Solo yang kini menjadi pendamping hidupnya.
Suasana ruang akad nikah terasa begitu hangat dan penuh khidmat. Bunga-bunga putih dan emas menghiasi ruangan, menambah kesan anggun dan elegan pada momen yang penuh makna itu. Dedy Yon tampil gagah mengenakan jas putih tulang yang senada dengan peci, sementara sang mempelai wanita tampak memesona dalam kebaya putih berhias payet lembut. Keduanya duduk berdampingan, menatap penghulu dengan wajah teduh dan tenang menandakan kesiapan mereka mengucap janji suci sehidup semati.
Namun bukan hanya pesona dekorasi dan busana yang mencuri perhatian. Dua tamu istimewa membuat suasana akad menjadi luar biasa, Presiden ke-7 Republik Indonesia Joko Widodo dan Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan. Keduanya hadir sebagai saksi pernikahan, menyaksikan langsung saat Dedy Yon mengucap ijab kabul dengan suara lantang dan tegas. “Saya terima nikah dan kawinnya Gadis Septi Febriana binti Joko Purwanto dengan mas kawin sebesar Rp110.110.000 dibayar tunai,” ucap Dedy Yon dengan penuh keyakinan.

Begitu kalimat “sah!” terucap dari mulut para saksi, termasuk Presiden ke-7 Jokowi dan Zulkifli Hasan, seketika ruangan dipenuhi gemuruh tepuk tangan dan ucapan “Barokallah” dari para tamu undangan. Jokowi bahkan terlihat menyalami kedua mempelai, diikuti Zulkifli Hasan yang turut memberikan doa dan selamat. Senyum bahagia dari orang-orang di sekitar membuat suasana semakin haru dan menggetarkan hati.
Angka mas kawin yang dipilih, Rp110.110.000, bukanlah sekadar nominal. Angka itu penuh makna doa dan simbol keikhlasan, juga melambangkan kesempurnaan hari istimewa tanggal 10 bulan 10 pukul 10.00 WIB. Sebuah penanda bahwa cinta dan niat suci keduanya telah disusun rapi, seindah harmoni waktu yang mereka pilih.
Usai prosesi akad, pasangan pengantin baru itu pun melakukan tepuk sakinah, tren yang tengah viral di media sosial. Dengan tawa bahagia, keduanya menepukkan tangan serempak, seolah mengumandangkan bahwa cinta dan keberkahan telah berpadu dalam satu irama. Momen tersebut menjadi simbol manis dari perjalanan baru seorang pemimpin kota dan perempuan yang kini menjadi sandaran hatinya.
Dalam balutan sakral dan kesederhanaan yang anggun, pernikahan Dedy Yon Supriyono dan Gadis Septi Febriana bukan sekadar kisah dua insan yang bersatu. Ia adalah pertemuan dua dunia tanggung jawab dan cinta, kepemimpinan dan kelembutan, yang kini menyatu dalam doa, restu, dan kebahagiaan yang bergema hingga ke hati masyarakat Tegal dan Solo.
Pewarta : R. Latief