GUNUNGKIDUL, Gugat.id — Pemilihan Lurah Kalurahan Kalitekuk, Kapanewon Semin, Kabupaten Gunungkidul, yang dijadwalkan berlangsung pada September 2026, mulai memunculkan sejumlah figur potensial yang siap menawarkan gagasan dan pengalaman untuk memimpin Kalurahan Kalitekuk.
Salah satu nama yang mencuat adalah Lasimin, warga Padukuhan Ngadiloko, Kalialang RT 02/RW 01, Kalurahan Kalitekuk, Kapanewon Semin, Kabupaten Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta.
Lasimin bukan sosok baru dalam pemerintahan kalurahan. Selama hampir 32 tahun, ia mengabdikan diri sebagai Tata Laksana/Kaur Umum Kalurahan Kalitekuk. Pengalaman panjang tersebut menjadi bekal penting dalam memahami roda pemerintahan sekaligus berbagai kebutuhan masyarakat.
Selama menjalankan tugas, Lasimin menangani berbagai urusan administrasi dan pelayanan masyarakat, mulai dari surat-menyurat, kearsipan, administrasi aset hingga kegiatan umum pemerintahan kalurahan. Pengabdian tersebut telah dilaluinya bersama tiga periode kepemimpinan lurah dan melayani ribuan warga Kalitekuk.
“Saya sudah 32 tahun melayani warga dari meja pelayanan. Saya tahu apa yang dikeluhkan warga dan saya tahu bagian mana yang masih perlu dibenahi. Karena itu, saya ingin maju dan melakukan pembenahan secara langsung melalui kebijakan pemerintahan,” ujar Lasimin.
Jika mendapat kepercayaan masyarakat, Lasimin membawa gagasan untuk mewujudkan pemerintahan Kalitekuk yang lebih cepat dalam pelayanan, transparan dalam pengelolaan pemerintahan, serta mampu mendorong kemandirian ekonomi masyarakat.
Salah satu perhatian utamanya adalah reformasi pelayanan publik. Ia ingin pelayanan kepada masyarakat dilakukan secara cepat, ramah, transparan, dan bebas dari pungutan liar. Digitalisasi administrasi dan pengarsipan juga dinilai penting untuk meningkatkan efisiensi pelayanan sekaligus menjaga keamanan data.
Selain pelayanan, Lasimin juga menaruh perhatian pada penataan aset dan pengelolaan keuangan kalurahan. Menurutnya, aset harus dikelola secara tertib dan anggaran kalurahan perlu disampaikan secara terbuka agar masyarakat dapat ikut mengawasi.
Di bidang ekonomi, ia ingin mendorong setiap padukuhan memiliki potensi atau produk unggulan yang dapat dikembangkan. Pelatihan, dukungan permodalan, serta pemasaran produk masyarakat menjadi bagian dari upaya meningkatkan perekonomian warga.
Sementara dalam pembangunan, Lasimin berkomitmen melanjutkan pembangunan infrastruktur seperti jalan, irigasi, dan fasilitas umum. Ia juga ingin meningkatkan kembali peran karang taruna, PKK, serta lembaga kemasyarakatan agar pembangunan dapat dilakukan secara gotong royong.
Selama bertugas, Lasimin dikenal sebagai sosok yang sabar, teliti, disiplin, dan sederhana dalam bekerja. Pengalaman puluhan tahun di pemerintahan membuatnya memahami berbagai persoalan administrasi serta perjalanan pemerintahan Kalurahan Kalitekuk.
“Pak Lasimin orangnya disiplin dan pekerjaannya rapi. Kalau ada warga yang bingung mengurus surat, beliau biasanya sabar menjelaskan. Sosok seperti itu yang dibutuhkan dalam pelayanan,” ungkap salah seorang warga Kalitekuk.
Bagi Lasimin, maju sebagai calon lurah bukan sekadar keinginan untuk menduduki jabatan, melainkan bagian dari upaya melanjutkan pengabdian kepada masyarakat dengan tanggung jawab yang lebih besar.
“Selama ini saya membantu dari belakang meja. Sekarang saya ingin maju ke depan untuk mengambil kebijakan agar pelayanan kepada masyarakat bisa lebih maksimal. Pengalaman 32 tahun ini saya persembahkan untuk Kalitekuk,” tegasnya.
Dengan pengalaman hampir 32 tahun di pemerintahan kalurahan, Lasimin kini menawarkan diri sebagai salah satu pilihan bagi masyarakat Kalitekuk dalam menentukan arah kepemimpinan ke depan.
Ia berharap pengalaman panjang dalam pelayanan dan tata kelola pemerintahan dapat menjadi modal untuk membangun Kalitekuk yang lebih baik, bersih, transparan, dan benar-benar berorientasi pada kepentingan masyarakat.
(Red)