Tegal, Gugat.id – Sebanyak 10 Peserta Didik (Serdik) Sespimmen Polri Dikreg ke-67 Tahun 2026 mengikuti kegiatan Management Training Course (MTC) Level III di Polres Tegal, Kamis (13/8/2026).
Kegiatan yang digelar di Gedung Tantya Sudhirajati Polres Tegal tersebut menjadi bagian dari pendidikan dan pengembangan kompetensi calon pemimpin di lingkungan Polri.
Kapolres Tegal AKBP Bayu Prasetyo, S.H., S.I.K., M.H., menyambut langsung kedatangan para Serdik bersama pejabat utama dan sejumlah Kapolsek jajaran.
Dalam kesempatan itu, Bayu mengatakan kehadiran para peserta didik menjadi momentum untuk melihat secara langsung bagaimana kepemimpinan dan manajemen diterapkan dalam pelaksanaan tugas kepolisian di tingkat kewilayahan.
“Kami menyambut baik pelaksanaan kegiatan ini sebagai bagian dari proses pendidikan dan pembentukan calon pemimpin Polri yang memiliki kompetensi, integritas serta kemampuan kepemimpinan yang profesional,” ujar Bayu.
Menurutnya, pengalaman langsung di lapangan penting agar para calon pemimpin memahami bahwa pelaksanaan tugas kepolisian tidak hanya membutuhkan kemampuan teknis, tetapi juga kemampuan membaca persoalan dan mengambil keputusan secara tepat.Setelah pembukaan, kegiatan dilanjutkan dengan penyampaian materi serta Focus Group Discussion (FGD).
Dalam forum tersebut, para Serdik berdiskusi dengan berbagai pihak untuk mendapatkan gambaran yang lebih luas mengenai persoalan di lapangan, sekaligus memahami pola koordinasi antara kepolisian dengan unsur pemerintahan dan masyarakat.

FGD melibatkan sejumlah unsur eksternal, di antaranya Bhabinsa Koramil Slawi, Dinas Pertanian, Bulog Slawi, tokoh masyarakat, BUMDes, dan Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan).Sementara dari internal Polri, hadir Kapolsek Slawi, Kapolsek Dukuhwaru, Kapolsek Lebaksiu, Kapolsek Pagerbarang, dan Kapolsek Pangkah.
Keterlibatan berbagai unsur tersebut memberikan kesempatan kepada para peserta didik untuk menggali pengalaman dan perspektif langsung mengenai persoalan yang dihadapi masyarakat serta bagaimana kepolisian meresponsnya.
Paping Serdik Sespimmen Polri Kombes Pol Sucahyo Hadi, S.I.K., M.H., mengatakan kegiatan studi lingkungan menjadi bagian penting untuk memperkaya pengalaman para peserta didik.Ia meminta para Serdik tidak sekadar mengikuti rangkaian kegiatan, tetapi mampu mengamati dan menganalisis berbagai persoalan yang ditemui selama berada di satuan kewilayahan.
“Gunakan kesempatan ini untuk belajar sebanyak-banyaknya. Amati, analisis, dan pahami setiap permasalahan yang dihadapi satuan kewilayahan,” pesan Sucahyo.Ia menegaskan bahwa pemimpin Polri masa depan harus memiliki kemampuan lebih dari sekadar penguasaan teknis kepolisian.
Seorang pemimpin dituntut mampu menjadi teladan, membangun kepercayaan anggota, menghadirkan solusi, serta menggerakkan organisasi secara efektif dan profesional.
Melalui kegiatan MTC Level III tersebut, Polres Tegal menjadi salah satu ruang pembelajaran bagi para calon pemimpin Polri untuk menghubungkan teori kepemimpinan dengan kondisi nyata di lapangan.
Interaksi dengan personel kepolisian, pemerintah, pelaku sektor pangan, tokoh masyarakat, hingga kelompok tani diharapkan dapat memperluas perspektif para Serdik dalam menghadapi kompleksitas persoalan keamanan dan pelayanan masyarakat.
Kegiatan ini sekaligus menjadi bagian dari upaya membentuk calon pemimpin Polri yang tidak hanya kompeten secara profesional, tetapi juga mampu memahami kebutuhan masyarakat dan mengambil keputusan berdasarkan kondisi nyata di wilayah tugasnya.
Pewarta: Iqbal R