Hajatan Mempertegas Kearifan Lokal di Gunungkidul |

Hajatan Mempertegas Kearifan Lokal di Gunungkidul

By

Gunungkidul, gugat.id – Tidak bisa dipungkiri bahwa keberkahan membuat kebanyakan orang mengadakan acara syakral, mulai dari pernikahan, khitanan dan lainnya di wilayah Dusun Gesing, Kalurahan Purwodadi, Kapanewon Tepus, Kabupaten Gunungkidul,
Kamis (12/10/2023).

Hal tersebut merupakan fakta yang ada di masyarakat yang sudah menjadi tradisi turun temurun. Manakala acara pernikahan khitanan, syukuran dibarengi atau sekalian hajatan, dan itu bisa dikatakan seperti hal wajib.

Ketua Paguyuban Seniman Seniwati Pesisir Kidul (ISSPEK) Pupung isbudaya menegaskan, hajatan selain menjadi perantara kerukunan juga pelestari seni budaya dan penunjang ekonomi buat seniman.

“Hajatan selain gotong-royong membuat kerukunan masyarakat, juga melestarikan kesenian tradisional, ekonomi seniman juga membaik karena ada tanggapan atau job,” tutur Pupung.

Baca juga: https://www.gugat.id/rektor-ukdw-hadiri-pertemuan-acuca-chapter-indonesia/

Hiburan dalam hajatan itu bervariasi mulai dari seni tradisional juga musik modern. Biasanya saat ini yang menjadi primadona hiburan saat hajatan adalah seni Campursari atau dangdut kombinasi, meski sesekali wayang, jatilan juga Kethoprak.

Tentunya tidak lupa juga sanak saudara, keluarga, tetangga dan seluruh warga datang ke kondangan dan itulah yang ditunggu oleh penyelenggara hajatan. Hal tersebut menjadi bukti bahwasanya kearifan lokal masih terjaga di wilayah Kabupaten Gunungkidul.

(Red/pp)

Leave a Comment

Your email address will not be published.

You may also like

Hot News

Instagram
WhatsApp
Tiktok
error: Content is protected !!