Madiun ,gugat.id — Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) Pusat Madiun menggelar pengukuhan Pengurus Pusat dan Lembaga Pusat masa bakti 2026–2031 yang dirangkaikan dengan kegiatan Halal Bihalal. Acara berlangsung di Pendopo Graha Krida Budaya, Padepokan Agung, Jalan Merak No. 17, Madiun, Sabtu (28/3/2026).
Kegiatan ini dihadiri Gubernur dan Wakil Gubernur beserta jajaran, Bupati dan Wakil Bupati Madiun, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Madiun, Ketua Umum paguyuban pencak silat, Kapolres Madiun, Ketua Dewan Pusat beserta anggota, Ketua Umum, Ketua Pertimbangan Cabang, Ketua Cabang, serta tamu undangan lainnya.
Acara diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Mars Setia Hati Terate, dilanjutkan dengan pembacaan Mukadimah SH Terate serta doa bersama.
Ketua Umum PSHT, Murjoko H.W., dalam sambutannya menyampaikan bahwa ajaran SH Terate berlandaskan pada pembangunan persaudaraan dan keluhuran budi yang tumbuh dari hati ke hati melalui nilai saling asah, asih, dan asuh.
“Terima kasih atas kepercayaan yang diberikan untuk mengemban amanah sesuai falsafah PSHT, yakni Memayu Hayuning Bawono,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa kepengurusan pusat harus mampu mengedepankan jati diri organisasi yang berlandaskan persaudaraan, keteladanan, serta pengabdian dalam pengembangan organisasi.
Sementara itu, Ketua Dewan Pusat PSHT, H. Issoebiantoro, SH, menuturkan bahwa pada dasarnya manusia memiliki tanggung jawab untuk menjaga kedamaian dan ketenteraman dalam kehidupan bermasyarakat.
“Hal tersebut sejalan dengan ajaran SH Terate, yakni meneguhkan jiwa SH Terate untuk memperkokoh solidaritas organisasi dan memperkuat jiwa nasionalisme,” katanya.
Dengan terbentuknya kepengurusan baru, diharapkan PSHT semakin solid dalam memperkuat konsolidasi organisasi serta menjaga persatuan, baik di tingkat nasional maupun internasional hingga masa bakti 2031.
(Baa)