Gunungkidul, gugat.id — Angka kecelakaan laluintas di wilayah Gunungkidul mengalami peningkatan sepanjang tahun 2025. Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Gunungkidul mencatat, sejak Januari hingga 24 Juli 2025, sebagian besar insiden melibatkan sepeda motor dan terjadi di jalur-jalur padat kendaraan
Kanit Gakkum Satlantas Polres Gunungkidul, Ipda Nur Ikhwan, menyampaikan bahwa beberapa titik rawan berada di ruas Jalan Nasional Yogyakarta–Wonosari serta Jalur Jalan Lintas Selatan (JJLS).
“Mayoritas kecelakaan terjadi di jalur-jalur padat lalu lintas, terutama pada jam-jam sibuk. Untuk JJLS, banyak pengendara yang belum menguasai medan jalan yang berkelok dan naik turun,” jelas Nur Ikhwan kepada awak media, Kamis (24/7/2025).
Penyebab kecelakaan, kata dia, umumnya berasal dari human error atau kesalahan pengendara, serta peningkatan volume kendaraan yang signifikan di sejumlah titik.
Baca juga: :Laka Lantas di Gunungkidul, Pengendara Motor Alami Luka di Kepala Usai Tabrakan dengan Truk
Meski demikian, pihak kepolisian terus berupaya menekan angka kecelakaan melalui edukasi dan kampanye keselamatan berkendara.
“Kami selalu mengimbau kepada seluruh pengguna jalan agar mematuhi marka dan rambu lalu lintas. Topografi Gunungkidul yang berbukit dan berkelok membutuhkan kewaspadaan ekstra,” tambahnya.
Ia pun mengingatkan dengan pepatah Jawa yang kini digaungkan dalam kampanye keselamatan di wilayah tersebut:
“Nyawamu luwih berharga, timbang aspal’e negara.” (Nyawamu lebih berharga, daripada aspalnya negara.)
(Red/ hmw)