Kolbano, TTS, Gugat.id – Pemerintah Desa Kolbano, Kecamatan Kolbano, Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), terus memperkuat perekonomian masyarakat melalui pengembangan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes). Program yang didukung melalui Anggaran Desa Tahun 2025 tersebut kini mulai membuahkan hasil dan memberikan kontribusi nyata terhadap peningkatan pendapatan desa.
Kepala Desa Kolbano, Debigus Boimau, S.P., mengatakan pemerintah desa telah merealisasikan penyertaan modal kepada BUMDes sebesar Rp220 juta. Dana tersebut digunakan untuk membangun dan mengembangkan usaha peternakan ayam petelur beserta seluruh sarana pendukungnya.
“Anggaran BUMDes Tahun 2025 sebesar Rp220.000.000 telah kami realisasikan untuk pembangunan kandang, pengadaan pakan, perlengkapan usaha, pembayaran gaji karyawan, serta pembelian 500 ekor bibit ayam petelur sebagai modal awal pengembangan usaha desa,” ujar Debigus.
Menurutnya, program tersebut mulai menunjukkan hasil yang menggembirakan. Usaha peternakan ayam petelur yang dikelola BUMDes Kolbano kini mampu menghasilkan laba bersih sekitar Rp5 juta setiap bulan setelah dikurangi biaya operasional, seperti pembelian pakan, obat-obatan, dan gaji karyawan.
“Ini menjadi bukti bahwa BUMDes dapat menjadi motor penggerak ekonomi desa apabila dikelola secara serius dan berkelanjutan,” katanya.
Direktur BUMDes Kolbano, Yesyurun Boimau, menjelaskan usaha peternakan ayam petelur telah berjalan sejak November 2025 dan terus berkembang hingga saat ini.
“Setiap hari kami dapat memanen sekitar 400 hingga 500 butir telur. Telur tersebut dipasarkan dengan harga sekitar Rp2.000 per butir, sehingga memberikan pendapatan yang cukup baik bagi pengelolaan usaha,” ungkapnya.
Ia menambahkan, keberhasilan BUMDes tidak lepas dari pendampingan dan dukungan penuh Pemerintah Desa Kolbano. Menurutnya, Kepala Desa Debigus Boimau selalu memberikan arahan, motivasi, serta pendampingan kepada pengelola agar usaha dapat berkembang secara berkelanjutan.
“Kami sangat berterima kasih kepada Bapak Kepala Desa yang terus memberikan kepercayaan, membimbing, dan mendukung kami. Melalui program BUMDes ini, kami memperoleh kesempatan untuk berkembang sekaligus meningkatkan pendapatan melalui kemampuan yang kami miliki,” tutup Yesyurun.
(D’jan)