Gunungkidul, gugat.id – Dinas Perindustrian, Koperasi, UKM dan Tenaga Kerja Kabupaten Gunungkidul melaksanakan Program Pengembangan Kearifan Lokal dan Potensi Budaya dengan menyelenggarakan kegiatan Pengembangan Industri
Kreatif dengan Fashion Show Gunungkidul Cinta Batik.
Acara dalam rangka mendukung pelestarian dan pengembangan kebudayaan di Kabupaten Gunungkidul ini digelar di Pantai Sepanjang, Kalurahan Kemadang, Kapanewon
Tanjungsari, Kabupaten Gunungkidul pada Sabtu dan Minggu, tanggal 3
dan 4 Juni 2023.
Fashion Show Gunungkidul Cinta Batik mengusung tema “Gunungkidul Batik
Fashion Beach” menampilkan 116 talent OPD dengan baju dari masing-masing OPD dan 50 talent profesional dengan 100 produk baju dari desainer dan perajin batik yang ada di Kabupaten Gunungkidul.
Selain fashion show ada juga kegiatan pendukung yaitu pameran UMKM batik yang terdiri dari 25 IKM fesyen Kabupaten Gunungkidul, serta kegiatan “Ayo Membatik” yang menyediakan tutorial dan praktek cara pembuatan batik.
Fashion Show Gunungkidul Cinta Batik diharapkan mampu meningkatkan pemasaran dan memperluas jaringan pemasaran produk kreatif
terkait fashion, batik kain, dan produk turunanya. Meningkatkan nilai tambah dan kesejahteraan IKM industri kreatif bidang fashion sehingga mampu meningkatkan perekonomian dan kesejahteraan IKM fesyen Kabupaten
Gunungkidul dan bisa melestarikan serta mempromosikan batik Kabupaten Gunungkidul ke pasar
yang lebih luas.

Salah satu peserta pameran batik tulis “Tulus” dari Mulusan Kapanewon Paliyan, Anik lestari selaku ketua menuturkan jika dirinya sangat mengapresiasi acara ini.
“Dengan ajang seperti ini pelaku usaha batik bisa mengenalkan produknya secara luas ke masyarakat, bukan hanya instansi terkait dan juga sebagai ajang promosi, harapannya setiap tahun diadakan event seperti ini untuk tetap memberikan peluang usaha khususnya batik agar bisa terus melestarikan budaya supaya batik juga bisa diterima di semua kalangan baik tua maupun muda” ujarnya , Minggu (04/06/23).
.
(red/v3)