DIY Asah Kesiapsiagaan, ASN Sigap Hadapi Skenario Gempa |

DIY Asah Kesiapsiagaan, ASN Sigap Hadapi Skenario Gempa

By

Yogyakarta ,gugat.id – Tepat pukul 08.32 WIB, sirine bencana alam sebagai sistem peringatan dini gempa yang ada di Kompleks Kepatihan, Yogyakarta nyaring terdengar. Di tengah raungan sirine tersebut, tampak para pegawai dan ASN berupaya menyelamatkan diri dalam ruangan, hingga ada pula yang berlarian keluar gedung. (24/04/2026) 

Demikian skenario dari Simulasi Kesiapsiagaan Bencana yang diselenggarakan pada Jumat (24/04). Dalam simulasi yang digelar dalam rangka Hari Kesiapsiagaan Bencana DIY ini, para pegawai dan ASN di Kompleks Kepatihan, Yogyakarta berkumpul di beberapa titik kumpul yang ada. Pada tahapan inilah para korban yang terluka segera dibawa menggunakan ambulance untuk mendapat penanganan lebih lanjut.

Hari ini, melalui simulasi gempa bumi dalam rangka Hari Kesiapsiagaan Bencana, DIY kembali menegaskan komitmennya berupaya sebagai provinsi tangguh bencana. Simulasi ini bukan sekadar rutinitas tahunan, melainkan harus kita jadikan budaya siaga sebagai bagian dari napas kehidupan sehari-hari,” ungkap Sekretaris Daerah DIY, Ni Made Dwipanti Indrayanti yang juga turut serta dalam proses simulasi ini.

Made mengatakan, perlu selalu dipahami jika DIY merupakan daerah yang kaya akan risiko bencana. Untuk itu besar harapannya agar para pegawai dan ASN di lingkup Pemda DIY selalu siap siaga dan menjadikan pengetahuan penyelamatan diri sendiri dan orang lain, bekal pertahanan hidup di kala bencana.

Bencana mungkin tidak bisa kita hindari, tapi dengan kesiapan yang matang, kita bisa meminimalkan risiko dan menyelamatkan lebih banyak nyawa. Walaupun doa kita tentu jangan sampai ada bencana,” imbuhnya.

Sesuai skenario simulasi bencana gempa yang dilakukan, pada tahap akhir simulasi, seluruhnya diarahkan berkumpul di lapangan Kepatihan. Masing-masing koordinator OPD pun melaporkan kondisi para pegawai dan ASN di instansinya. Usai simulasi, dilakukan pelatihan penanganan medis tingkat pertama dan pelatihan penggunaan Alat Pemadam Api Ringan (APAR).

Anggota Tim Reaksi Cepat BPBD DIY, Fikar Yunizar Eka Pramana mengatakan, di lingkungan kantor sebaiknya memang memiliki tim siaga bencana atau tim keselamatan dan kesehatan kerja. Selanjutnya secara rutin, dilakukan latihan-latihan atau simulasi kebencanaan, dalam rangka membudayakan kesiapsiagaan bagi jenis bencana tertentu.

Dari pelatihan demi pelatihan atau simulasi ini, harapannya akan terjadi pemahaman, terbentuk budaya siap siaga, sehingga kita bisa menekan atau meminimalisir risiko dari dampak bencana itu sendiri. Dan sudah seharusnya setiap individu mampu mengenali jenis kejadian atau bencana yang terjadi dan tahu apa yang harus dilakukan, termasuk menguasai penyelamatan dasar,” pungkasnya

(Red)

Sumber:HUMAS DIY

Leave a Comment

Your email address will not be published.

You may also like

Hot News

Instagram
WhatsApp
Tiktok
error: Content is protected !!