GUNUNGKIDUL, gugat.id – Pemerintah Kalurahan Nglindur, Kapanewon Girisubo, menggelar tes seleksi penjaringan pamong kalurahan pada Sabtu (27/9/2025). Sebanyak enam peserta mengikuti seleksi untuk mengisi formasi jabatan Tatalaksana, Dukuh Padukuhan Tekik, dan Dukuh Gangsalan Kidul.
Lurah Nglindur, Muhammad Hanan Amshori, SIP, menjelaskan proses seleksi dilakukan melalui dua tahapan, yakni ujian teori dan praktik. Sebelumnya, para peserta wajib melewati seleksi administrasi sebagai syarat awal.
“Administrasi adalah tahap pertama untuk memverifikasi dan memastikan bahwa calon peserta telah memenuhi persyaratan kelengkapan dan keabsahan dokumen sesuai ketentuan yang berlaku,” ucap Hanan saat ditemui di ruang kerjanya.
Lebih lanjut, Hanan merinci bahwa peserta ujian jabatan Tatalaksana diikuti oleh Silfia Riska Isnaini dan Yusuf Baktiar. Untuk jabatan Dukuh Gangsalan Kidul diikuti Wahyu Tricahyono dan Gunanto, sementara jabatan Dukuh Tekik diperebutkan oleh Edi Nugroho dan Diyan Mufiyanto.
“Semuanya dinyatakan lolos administrasi dan berhak mengikuti ujian. Ujian dilaksanakan secara transparan tanpa ada many politik,” sambungnya.
Hanan menegaskan penjaringan pamong kalurahan bertujuan membentuk pemerintahan desa yang profesional, efisien, dan efektif, sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan publik agar kesejahteraan masyarakat segera terwujud. Selain itu, pengisian pamong kalurahan juga menjadi bagian dari upaya melestarikan adat, tradisi, dan budaya sebagai implementasi keistimewaan Daerah Istimewa Yogyakarta.
Dalam seleksi tersebut, tiga peserta meraih nilai tertinggi dan ditetapkan sebagai calon pamong kalurahan. “Hasil ujian atas nama Silfia Riska Isnaini meraih nilai 84,50 ditetapkan sebagai Tata Laksana, Gunanto 82,00 ditetapkan calon Dukuh Gangsalan Lor, dan Edi Nugroho memperoleh nilai 89,50 ditetapkan calon Dukuh Tekik,” tutup Hanan.
(Redaksi)