Yogyakarta, gugat.id – Seni Gabusan Sewon (SeGaWon) didukung oleh Bimo Wiwohatmo (koreografer) , MH Irawan (Royal House), Alm. Jedink Alexander (pelukis dan pemain teater) serta beberapa komunitas seni mengadakan gelar seni di Akademi Komunitas Negeri Seni dan Budaya Yogyakarta, Bantul DIY pada Sabtu (27/07/24)
Pertunjukan seni mengambil judul ‘Los Sung’ inii mengangkat naskah yang ditulis oleh Jujuk Prabowo (Penari dan Sutradara) yang menjadi Sutradara dalam pementasan Seni ini.
Los Sung adalah sebuah gambaran bahwa manusia itu alit (kecil), maka dari itu tentunya tidak boleh lupa ‘Sangkan Paraning Dumadi’ (mengenai asal usul penciptaan manusia) dan LosSung yang diartikan Kawulo Atur Pisungsung.
Bedjo Ludiro selaku penata artistik menjelaskan sinopsis dari gelaran pertunjukan dari sekelompok manusia yang masih seperti anak kecil , polos dan tidak tahu apa-apa hanya tahu meminta ketika mereka dahaga dan lapar.
“Dalam kepala mereka hanya penuh dengan angan-angan. Dalam keadaan demikian mereka menempuh perjalanan yg jauh dan kadang harus berlari demi untuk menemukan sesuatu yang bisa mengenyangkan. Mereka terus berjalan dan mencari. Dalam kelelahan mereka saling berdebat, namun akhirnya dalam keputusasaan muncul kesadaran, sebuah keyakinankeyakinan” jelas Bedjo yang merupakan dalang wayang mego ini.

“Dalam ahir cerita dikisahkan sebuah keyakinan dalam hening dengan segenap hati akan bisa mendengarkan suara hati yang jernih dan menuntun mereka tentang bagaimana hidup dan menghidupi. Kebersyukuran menjadi keberlimpahan” pungkasnya.
Beberapa pemain yang terlibat antara lain,Teguh Mahesa ,Junior FL Kambey ,Khuluqul Karim -,Ramzy Muzaki,Mezaluna Nasution Prisylla Hedwig, Rolla Liza, Sindy Nur Anisa dengan Pemusik Birama Riski, Dewo Kusumo,Revolt Belabuana, Farel Fahreza ,Apfia dan Kemas