TEGAL, GUGAT.ID — Perkembangan teknologi kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) kini semakin dekat dengan kehidupan sehari-hari. Melihat pentingnya pemahaman teknologi sejak usia dini, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Bina Desa Sakti (BDS) Universitas Pancasakti (UPS) Tegal mengenalkan AI kepada siswa sekolah dasar di Desa Semedo, Minggu (30/8/2026).
Kegiatan edukasi tersebut diikuti 83 siswa kelas 5 dan 6. Pembelajaran dikemas secara interaktif agar materi mengenai teknologi AI dapat dipahami dengan mudah oleh anak-anak.
Para mahasiswa KKN mengajak siswa mengenali penggunaan AI yang ternyata telah hadir dalam berbagai aktivitas sehari-hari. Selain itu, siswa diberikan pemahaman mengenai manfaat AI sebagai alat bantu untuk berbagai kebutuhan masyarakat, termasuk mendukung kegiatan belajar.
Namun, edukasi tidak hanya berfokus pada kecanggihan teknologi. Para mahasiswa juga menekankan pentingnya etika dalam menggunakan AI. Siswa diajak memahami bahwa AI merupakan alat bantu yang harus digunakan secara bijaksana dan tidak boleh membuat mereka bergantung sepenuhnya pada teknologi.
Antusiasme siswa terlihat selama kegiatan berlangsung. Mereka aktif mengikuti materi dan berinteraksi dengan mahasiswa KKN untuk mengenal lebih jauh cara kerja serta manfaat AI dalam kehidupan sehari-hari.
Agar pembelajaran dapat dilanjutkan di rumah, seluruh peserta juga mendapatkan buku saku berjudul “Petualangan A.I.”. Modul tersebut disusun oleh mahasiswa KKN dengan bahasa yang ramah anak sehingga dapat menjadi bahan pembelajaran mandiri.
Selain buku saku, para siswa menerima bingkisan berupa alat tulis dan stiker berisi imbauan untuk menggunakan teknologi secara bijaksana.
Kepala Sekolah, Nadir Sayid, S.Pd., menyambut positif kegiatan tersebut. Menurutnya, pengenalan AI kepada siswa dapat memberikan gambaran nyata mengenai perkembangan teknologi sekaligus mengajarkan cara memanfaatkannya secara tepat dan tetap mengedepankan etika.
Sementara itu, Penanggung Jawab Program Kerja KKN, Winara Setyo Permadi, mengatakan pengenalan AI kepada anak-anak merupakan bagian dari upaya membangun fondasi literasi teknologi sejak dini.
Menurutnya, anak-anak perlu mendapatkan pengetahuan dasar mengenai AI agar mampu menghadapi perkembangan teknologi di masa depan. Dengan pemahaman yang tepat, AI diharapkan dapat dimanfaatkan secara bertanggung jawab dan bijaksana.
Kegiatan tersebut menjadi salah satu bentuk kontribusi mahasiswa KKN UPS dalam memperkenalkan literasi digital kepada masyarakat desa. Tidak hanya mengenalkan teknologi, mahasiswa juga berupaya menanamkan kesadaran bahwa kemajuan teknologi perlu diimbangi dengan pengetahuan, tanggung jawab, dan etika dalam penggunaannya.
Pewarta : R LATIF