Lewat Karya Fotografi, Mahasiswa DKV ISI Surakarta Lolos Kurasi Pameran Internasional Kategori Conceptual Photography |

Lewat Karya Fotografi, Mahasiswa DKV ISI Surakarta Lolos Kurasi Pameran Internasional Kategori Conceptual Photography

By

Surakarta, Gugat.id – Melalui karya fotografi yang berjudul Blank in White dari hasil ide penciptaan karya mahasiswa Prodi DKV FSRD ISI Surakarta, Galih Satria Aprilio dari Angkatan 2025 ini berhasil lolos kurasi dalam Ruwaka Exhibition 2026 – NEOFORMAT.

Karya Galih yang berasal dari Sukoharjo masuk kategori Conceptual Photography ini dipajang bersama dengan sekitar 300 karya dari 28 negara, seperti Turki, Malaysia, Ukraina, Polandia, Hongkong, Mesir, Meksiko, dan beberapa negara lainnya.

Ruwaka Exhibition 2026 NEOFORMAT digelar yang bertujuan untuk menjadi ruang wahana karya mahasiswa yang dipamerkan untuk khalayak umum penuh dengan inovasi, edukasi serta ide-ide kreatif yang dapat menginspirasi bagi pengunjung. Melalui lukisan, pemanfaatan teknologi AI, suvenir, dan karya seni lainnya ini untuk mengekspresikan ruang seni yang mengajak masyarakat untuk tidak resah tentang teknologi AI, melainkan bersinergi dengan AI menjadi buah karya yang bermanfaat.

Penyelenggara pameran internasional, yakni Himpunan Mahasiswa Desain Komunikasi Visual Universitas Catur Insan Cendikia (UCIC) Cirebon kembali menggelar event Ruwaka yang dipusatkan area kampus 1 yang berada di Jalan Kesambi No. 202 D Kota Cirebon selama 2 (dua) hari yakni 19 – 20 September 2026.

Galih menjelaskan bahwa dari karya fotografi yang merefleksikan ketegangan antara kreativitas manusia dan laju produksi digital yang semakin cepat. Sebuah sosok yang seluruh tubuhnya tertutup warna putih, monitor kosong, dan buku sketsa yang dipenuhi gambar pensil melambangkan sikap menarik diri, kelelahan kreatif, serta kemungkinan untuk menemukan kembali proses kreatif. Karya ini tidak menolak kecerdasan buatan (AI) atau teknologi, melainkan mempertanyakan ketergantungan kita pada proses kreatif yang instan. Karya ini mengajak kita untuk berhenti sejenak, menjauh dari tekanan visual, dan menjaga ruang untuk berpikir, mengeksplorasi, serta berkreasi melalui proses kita sendiri.

Galih dalam rilis yang dikirim menjelaskan bahwa karya fotografi yang lolos kurasi dan dipamerkan di tingkat internasional sebagai capaian prestasi yang tidak disangka bakal lolos kurasi, karena ini karya pertama fotografi yang saya ikut sertakan dalam pameran internasional. Selanjutnya ia berharap karyanya bisa dilihat oleh semua kalangan dan memberikan sudut pandang lain dari karya fotografi tersebut ungkapnya.

Sedangkan sebagai dosen pembimbing, Basnendar Herry Prilosadoso selaku dosen Prodi DKV FSRD ISI Surakarta menyatakan bahwa dengan mengikuti kegiatan pameran di tingkat nasional maupun internasional diharapkan mahasiswa dapat termotivasi untuk selalu berkarya dan berprestasi untuk meningkatkan kompetensi ujarnya.

(Red)

Leave a Comment

Your email address will not be published.

You may also like

Hot News

Instagram
WhatsApp
Tiktok
error: Content is protected !!