Pelantikan Dua Dukuh di Kalurahan Bohol Masih Tertunda, Warga Pertanyakan Kejelasan |

Pelantikan Dua Dukuh di Kalurahan Bohol Masih Tertunda, Warga Pertanyakan Kejelasan

By

Gunungkidul, Gugat.id – Hasil penjaringan pamong di Kalurahan Bohol, Rongkop, Gunungkidul, telah selesai sejak 19 November 2024. Namun, hingga kini dua calon dukuh yang telah lolos seleksi masih belum dilantik.

Kondisi ini menjadi tanda tanya bagi warga setempat. Salah satu warga yang enggan disebut namanya menyampaikan bahwa hingga lima bulan berlalu, belum ada kepastian terkait pelantikan dua calon dukuh tersebut.

“Sudah kurang lebih lima bulan, dua calon dukuh tersebut belum ada kabar kapan dilantiknya,” ujarnya kepada awak media, Kamis (6/3/2025).

Ketika ditanya lebih lanjut, warga tersebut mengaku tidak memahami alasan di balik lamanya proses pelantikan.

“Saya kurang paham maksud Kalurahan Bohol, kok hingga ganti tahun dua calon dukuh yang lolos seleksi belum juga dilantik,” jelasnya.

Menanggapi pertanyaan warga, awak media mencoba menghubungi Lurah Bohol melalui telepon dan pesan WhatsApp pada Kamis (6/3/2025) siang, namun hingga berita ini diterbitkan, belum ada tanggapan.

Sebelumnya, ujian pengisian pamong untuk dua padukuhan, yakni Padukuhan Wuru dan Songgoringgi, telah dilaksanakan pada Selasa, 19 November 2024. Dari hasil seleksi yang dilakukan tim penguji, Sidik Setiaji memperoleh nilai tertinggi di Padukuhan Wuru dengan 79,8, sedangkan di Padukuhan Songgoringgi, Widiyanto menjadi pemenang dengan nilai 71,5.

Sementara itu, peserta lainnya, Robi Dika Saputra dari Padukuhan Wuru memperoleh nilai 58,25, dan Erwin dari Padukuhan Songgoringgi mendapatkan nilai 51,475.

Pengumuman hasil seleksi ini dibacakan langsung oleh Lurah Bohol, Margana, didampingi Ketua Panitia Catur A. Pambudi serta tim penguji lainnya.

Setelah proses seleksi selesai, pihak Kalurahan Bohol menyatakan akan mengajukan rekomendasi kepada Panewu Rongkop dan Bupati Gunungkidul sebelum pelantikan dilakukan.

Baca juga: https://www.gugat.id/bupati-gunungkidul-tebar-20-ribu-benih-ikan-di-telaga-kepleng-dorong-kelestarian-dan-ketahanan-pangan/

“Alhamdulillah, acara berjalan dengan lancar. Tahapan selanjutnya, kami akan berproses untuk meminta rekomendasi dari Panewu Rongkop dan juga Bupati Gunungkidul. Tentunya, atas nama Pemerintah Kalurahan Bohol, panitia penyelenggara, maupun tim penguji, kami mohon maaf atas segala kekurangan,” ujar Margana saat itu.

Meski tahapan seleksi telah usai dan rekomendasi dikabarkan akan diajukan, hingga saat ini belum ada kejelasan mengenai jadwal pelantikan dua calon dukuh yang telah lolos seleksi. Hal ini membuat warga terus mempertanyakan kepastian pelantikan yang dinilai terlalu lama tanpa alasan yang jelas.

(Redaksi)

Leave a Comment

Your email address will not be published.

You may also like

Hot News

Instagram
WhatsApp
Tiktok
error: Content is protected !!