Program PTSL di Kedungkeris Gunungkidul Belum Rampung Setelah 7 Tahun, Warga Harap Ada Kepastian |

Program PTSL di Kedungkeris Gunungkidul Belum Rampung Setelah 7 Tahun, Warga Harap Ada Kepastian

By

GUNUNGKIDUL, gugat.id – Sudah hampir tujuh tahun sejak program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) masuk ke Kalurahan Kedungkeris, Nglipar, Gunungkidul pada 2018 silam. Meski menjadi salah satu yang pertama menerima program ini, hingga kini penyelesaiannya belum juga rampung seratus persen.

Saat itu tercatat kurang lebih 1.300 warga dari tujuh padukuhan mengajukan permohonan PTSL. Sebagian memang sudah menerima sertifikat, namun banyak warga lainnya masih menunggu kepastian hingga sekarang.

“Sebagai masyarakat saya berharap pihak Kalurahan Kedungkeris segera menyelesaikan program PTSL ini, supaya proses tidak terkesan berlarut-larut, karena itu merupakan hak warga yang harus diberikan sertifikat,” ungkap tokoh masyarakat Joko kepada awak media, Minggu (17/8/2025).

Joko menambahkan bahwa ia bersama perwakilan warga pernah menanyakan hal ini ke pihak kalurahan, namun jawaban yang diterima belum memberikan kepastian. “Waktu itu pak lurah juga sudah berjanji akan menyelesaikan PTSL awal tahun 2025, namun hingga saat ini belum juga selesai,” tuturnya.

Hal serupa dirasakan Dukuh Pringsurat, Tri Widodo. Menurutnya, di wilayah yang ia pimpin ada puluhan warga yang mengajukan PTSL, namun beberapa di antaranya masih menunggu kepastian sertifikat. “Ya memang ada yang belum jadi di warga kami, bahkan saya pun telah menanyakan kepada pak lurah, namun jawaban beliau, PTSL tersebut masih proses,” ujarnya.

Baca juga: https://www.gugat.id/bupati-sleman-kukuhkan-pengurus-fkub-periode-2025-2030-tegaskan-pentingnya-toleransi-dan-kerukunan/

Senada dengan itu, Arista, Dukuh Kedungkeris, juga mengaku sejumlah warganya belum menerima sertifikat tanah meski sudah lama mengajukan. “Saya juga telah mengkonfirmasi hal itu kepada pihak desa, namun jawaban yang saya dapat selalu sama, yaitu masih proses,” katanya.

Menanggapi hal tersebut, Lurah Kedungkeris Rusdi Martono tidak menampik adanya kendala yang membuat program PTSL belum rampung. “Dulu ada isu Jokowi akan ke sini, sehingga ada deadline berkas harus segera masuk. Ternyata ada yang ganda,” tuturnya.

Rusdi menegaskan pihaknya akan menindaklanjuti persoalan ini. “Saya akan mencari catatan program PTSL ini, dan akan kita tindaklanjuti ke BPN,” tegasnya.

(Redaksi)

Leave a Comment

Your email address will not be published.

You may also like

Hot News

Instagram
WhatsApp
Tiktok
error: Content is protected !!