Stok Menipis, Bulog Tegal Turunkan 'Amunisi' 150 Karton Minyakita ke Pasar Pagi |

Stok Menipis, Bulog Tegal Turunkan ‘Amunisi’ 150 Karton Minyakita ke Pasar Pagi

By

Tegal, Gugat.id – Di tengah riuhnya aktivitas siang hari, Pasar Pagi Kota Tegal menjadi saksi datangnya “angin segar” bagi para pedagang dan pembeli. Rabu (22/04/26) siang, Bulog Tegal menggelontorkan 150 karton Minyakita ke pasar tradisional tersebut, merespons kelangkaan yang belakangan membuat masyarakat resah.

Kelangkaan Minyakita memang bukan sekadar isu. Di lapangan, kondisi itu nyata dirasakan para pedagang. Rak-rak yang biasanya terisi kini kerap kosong dalam hitungan jam. Tingginya permintaan masyarakat tak mampu diimbangi pasokan yang masuk, menciptakan ketimpangan yang terus berulang.

Permintaan banyak tapi pasokan terbatas, sehingga cepat sekali habis,” ujar Rofiq, pedagang eceran, yang mengaku sering kewalahan menghadapi lonjakan pembeli setiap harinya.

Situasi tersebut mendorong Bulog Tegal untuk bergerak cepat. Sebanyak 150 karton Minyakita disalurkan langsung ke warung sembako mitra dan pengecer yang telah memiliki Nomor Induk Berusaha (NIB). Distribusi dilakukan secara terukur, mengikuti kebutuhan masing-masing pedagang agar lebih tepat sasaran.

Pimpinan Cabang Bulog Tegal, Agung Rohman, menegaskan bahwa langkah ini bukan sekadar distribusi biasa, melainkan upaya konkret menjaga keseimbangan pasar. “Penyaluran ini untuk memastikan ketersediaan Minyakita di pasaran tetap terjaga dan harga tidak melambung di atas HET,” tegasnya.

Tak hanya memastikan stok, Bulog juga mengingatkan para pedagang untuk menjual sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET) yang telah ditetapkan, yakni Rp15.700 per liter. Hal ini penting agar masyarakat tetap bisa mengakses kebutuhan pokok dengan harga yang wajar.

Ke depan, Bulog Tegal memastikan distribusi Minyakita akan terus dilakukan secara berkala. Dengan langkah ini, diharapkan gejolak pasokan dapat ditekan, harga tetap stabil, dan masyarakat tak lagi dihantui kekhawatiran akan kelangkaan minyak goreng di pasar tradisional.

Pewarta: Iqbal Riyanda

Leave a Comment

Your email address will not be published.

You may also like

Hot News

Instagram
WhatsApp
Tiktok
error: Content is protected !!