BEM ISI Surakarta Lolos Program Mahasiswa Berdampak Pemberdayaan Masyarakat |

BEM ISI Surakarta Lolos Program Mahasiswa Berdampak Pemberdayaan Masyarakat

By

Surakarta, gugat.id – Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Institut Seni Indonesia (ISI) Surakarta berhasil lolos dalam Program Mahasiswa Berdampak: Pemberdayaan Masyarakat yang diselenggarakan secara nasional oleh Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi. Program ini menjadi wadah bagi mahasiswa untuk berkontribusi nyata dalam pengembangan masyarakat melalui inovasi, kreativitas, dan kepedulian sosial. (9/9/25)

Dalam pelaksanaannya, BEM ISI Surakarta didampingi oleh Dr. Fawarti Gendra Nata Utami, S.Sn., M.Sn. selaku pembimbing utama, bersama tim dosen pendamping: Dr. Sumarno, S.Sn., M.A. dan Dr. Nur Rahmat Ardi Candra Dwi Atmaja, M.Sn. Kehadiran para dosen ini memperkuat sinergi antara mahasiswa dan akademisi dalam menjalankan program pengabdian kepada masyarakat.

Adapun judul kegiatan yang diusung adalah “Jimbar Lestari: Kolaborasi Seni dan Teknologi untuk Literasi Hortikultura Berbasis Budaya.” Ketua Presiden Mahasiswa BEM ISI Surakarta, Arif Sri Wahyudi, menyampaikan rasa syukur dan bangga atas capaian ini.

Kami percaya bahwa seni dan kreativitas dapat menjadi motor penggerak dalam pemberdayaan masyarakat. Dengan program ini, mahasiswa ISI Surakarta dapat menghadirkan solusi sekaligus memperkuat peran seni dalam kehidupan sehari-hari masyarakat,” ujarnya.

Program yang akan dijalankan mencakup berbagai kegiatan berbasis seni, budaya, dan kreativitas dengan tujuan: meningkatkan kualitas hidup masyarakat, menumbuhkan kemandirian, serta menghadirkan kontribusi nyata mahasiswa seni dalam pembangunan sosial-budaya di Indonesia.

Keikutsertaan BEM ISI Surakarta menjadi wujud nyata peran mahasiswa seni sebagai aktor penting dalam pembangunan masyarakat.

Tujuan Utama Program Mahasiswa Berdampak

  1. Menjadikan mahasiswa sebagai aktor perubahan sosial – mendorong mahasiswa untuk turun langsung, memahami persoalan nyata masyarakat, dan merancang solusi berbasis riset dan kreativitas.
  2. Memupuk empati, kepemimpinan, dan inovasi – membentuk mahasiswa agar kritis, berempati, serta memiliki semangat kolaboratif.
  3. Menerjemahkan ilmu dalam konteks nyata – mengintegrasikan pendidikan, penelitian, dan pengabdian masyarakat (Tridharma Perguruan Tinggi) sehingga ilmu yang diperoleh dapat memberi manfaat langsung.
  4. Memperkuat posisi BEM sebagai motor penggerak transformasi sosial – mendorong kolaborasi mahasiswa, dosen, dan masyarakat untuk menghasilkan inovasi yang berdampak.

Mendukung Arah Besar “Diktisaintek Berdampak” Program ini juga menjadi bagian dari strategi besar Kemendiktisaintek untuk menciptakan kampus yang berdampak nyata melalui sinergi riset, pengabdian, dan inovasi yang relevan dengan kebutuhan masyarakat.

Dr. Fawarti Gendra Nata Utami, S.Sn., M.Sn., selaku pembina BEM ISI Surakarta, menegaskan:“Program Mahasiswa Berdampak menjadi langkah awal transformasi karakter mahasiswa agar lebih kritis, inovatif, dan berdedikasi. Harapannya, program ini memperkuat peran BEM dan perguruan tinggi dalam mewujudkan perubahan sosial yang bermakna.”

(Redaksi)

Leave a Comment

Your email address will not be published.

You may also like

Hot News

Instagram
WhatsApp
Tiktok
error: Content is protected !!