Universitas Widya Mataram Dorong Produk Empon-Empon Kedungkeris Go Nasional hingga Internasional |

Universitas Widya Mataram Dorong Produk Empon-Empon Kedungkeris Go Nasional hingga Internasional

By

GUNUNGKIDUL, gugat.id – Petani empon-empon di kawasan perbukitan Kedungkeris, Nglipar, Gunungkidul, kini menemukan solusi baru dalam menghadapi tantangan pemasaran produk olahan mereka. Berkat inovasi pemasaran digital yang dikembangkan oleh Masrukan, dosen Prodi Teknologi Pangan Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Widya Mataram, produk-produk berbasis empon-empon kini dapat dipasarkan lebih luas melalui website https://kedungkeris-mart.com/.

Melalui platform tersebut, petani yang tergabung dalam Kelompok Tani Tanaman Obat Keluarga (TOGA) dapat menawarkan berbagai produk olahan hilir seperti simplisa, bumbu kering, jamu siap saji, hingga wedang instan. “Saya berharap produk olahan empon-empon ini semakin memiliki daya saing dan mampu menembus pasar nasional maupun internasional. Dengan kualitas produksi yang terjaga, produk ini memiliki potensi besar untuk menjangkau pasar yang lebih luas,” ungkap Masrukan.

Selain mengembangkan pemasaran digital, Masrukan juga mendampingi para petani dalam proses produksi yang baik dan benar. Program Kemitraan kepada Masyarakat (PKM) yang didanai oleh Kemdiktisaintek ini turut melibatkan Eman Darmawan, praktisi rekayasa proses pengolahan sekaligus dosen Prodi Teknologi Pangan UWM, serta Bahri, ahli manajemen inovasi dan pemasaran.

Eman mendorong kelompok tani untuk menciptakan produk turunan empon-empon, seperti bumbu instan dengan daya simpan panjang tanpa tambahan pengawet. Sementara Bahri menekankan pentingnya inovasi produk untuk menjaga loyalitas konsumen.

Baca juga: https://www.gugat.id/haornas-ke-42-pemkot-tegal-kasih-reward-buat-atlet-dan-pelatih-berprestasi/

Sebagai wujud dukungan nyata, tim PKM Universitas Widya Mataram juga menyerahkan bantuan berupa mesin kemasan (packaging machine) dan food dehydrator, guna mendukung proses produksi yang lebih efisien dan higienis. Rusdi Martono, Penasihat Kelompok Tani sekaligus Kepala Kalurahan Kedungkeris, menyampaikan apresiasinya. “Apa yang dikerjakan oleh tim PKM Universitas Widya Mataram sangat bermanfaat bagi pengembangan produk olahan pangan berbasis empon. Kami berharap kerja sama ini dapat terus berlanjut untuk meningkatkan kesejahteraan petani empon-empon di Kedungkeris,” ujarnya.

Dengan adanya inovasi pemasaran dan pendampingan ini, produk olahan empon-empon dari Kedungkeris tidak hanya diharapkan meningkatkan pendapatan petani lokal, tetapi juga mampu membuka peluang untuk bersaing di pasar nasional hingga internasional.

(Redaksi)

Leave a Comment

Your email address will not be published.

You may also like

Hot News

Instagram
WhatsApp
Tiktok
error: Content is protected !!