GUNUNGKIDUL, gugat.id – Perwakilan anggota wartawan yang bergabung dalam assosiasi Ikatan Wartawan Online Indonesia (IWO-I) melaporkan kejadian ancaman kepada sejumlah wartawan oleh beberapa oknum sopir truk saat mereka sedang investigasi di daerah Pathuk.
Delapan perwakilan anggota IWO-I termasuk 5 diantaranya yang ikut dalam kejadian melaporkan ke Polres Gunungkidul, Selasa (17/09/2024) sekitar pukul 14.00 Wib dan diterima oleh langsung oleh Kasat Intel Polres Gunungkidul.
Kapolres Gunungkidul AKBP Ary Murtini. S.I.K yang juga ikut menemui wartawan mengapresiasi penuh sekaligus berjanji akan segera menindak lanjuti atas pelaporan tersebut.
“Dengan adanya laporan resmi seperti ini kami pihak kepolisian bisa menindak lanjuti dan tidak hanya berita yang simpang siur di media” ujarnya.
Seperti yang ramai diberitakan di sejumlah media sebelumnya telah terjadi ancaman dengan disertai senjata tajam kepada wartawan di daerah SPBU Pathuk Gunungkidul, setelah salah satu sopir truk kedapatan ‘mengangsu’ solar di SPBU tersebut.
Salah satu korban yang dimintai keterangan dari pihak kepolisian mengatakan dirinya diancam dengan senjata tajam berupa pedang oleh beberapa saat sedang melakukan investigasi.
“Waktu itu (Sabtu, 14/09/24) saya diarahkan oleh sopir truk yang ngangsu solar tersebut dia menyebutnya pangkalan, disitu ternyata ada banyak orang dan diancam, dipaksa menghapus foto bukti serta tidak boleh menaikan berita” katanya.
Atas rentetan kejadian tersebut maka dirinya bersama teman-teman dalam assosiasi IWO-I melaporkan secara resmi kepada pihak berwajib.
(redaksi)