MADIUN, gugat.id – Sayap militer OPM dilaporkan melancarkan serangan senjata api terhadap dua unit mobil warga sipil, dan membakar gedung SMA Negeri II Kuaserama, Distrik Dekai, Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan, Sabtu (25/04/2026).
Dalam insiden di wilayah dataran tinggi itu tidak diulas timbulnya korban jiwa atau pun terluka, atas serangan oleh sejumlah separatis yang menargetkan warga sipil tersebut. Yang jelas, pihak penyerang mengakui sebagai pasukan dari Kodap XVI/ Yahukimo-Korowai, pimpinan Mayor (OPM) Mackar Sobolim dengan Komandan Operasi, Lampion Heluka.

“Belum ada laporan timbulnya korban jiwa. Namun peluru mengenai beberapa sisi mobil, termasuk kaca depan sebelah bawah, tepat area pengemudi,” kata juru bicara TPNPB-OPM, Sebby Sambom, dalam wawancara tertulis dengan koresponden, Minggu (26/04/2026).
Sambom juga melansir siaran pers terkait kejadian tersebut, termasuk melampirkan beberapa video dan foto. Dalam video roll kurang dari dua menit itu menggambarkan seorang kombatan telanjang dada khas OPM, membidikkan laras panjang lalu menembak dari balik semak belukar.
Juru kamera OPM juga merekam insiden terbakarnya gedung SMA Negeri II Kuaserama. Tergambarkan beberapa lokal ruang sekolah yang berada dalam satu deretan itu terbakar bagian atapnya. Api berkobar dan asap hitam mengepul di sepanjang atap gedung.

Dimungkinkan karena tidak terdapat proses belajar mengajar, maka tidak terdapat riuh rendah dan hiruk pikuk para pelajar dan guru yang berhamburan ketakutan. Sedangkan bebarapa foto menunjukkan terdapat dua unit mobil yang menjadi sasaran tembak, warna merah dan hitam.
Selain kaca depan yang terlubang, peluru kombatan OPM juga mengenai kap depan dan beberapa bagian bodinya. Tidak ada keterangan, apakah penembakan dilakukan saat kendaraan melintas atau terparkir.
Mengutip siaran pers itu, Mayor (OPM) Mackar Sobolim yang menyiagakan pasukannya di 51 distrik dan 517 kampung, juga membidik Bupati Yahukimo, Didimus Yahuli, sebagai target tembak mati. Itu lantaran Didimus Yahuli dipandang telah bersekongkol dengan Jakarta, menyediakan wilayah dan waktu bagi Wapres Gibran Rakabuming Raka dalam kunjungan kerja di Yahukimo beberapa waktu lalu.
OPM daerah Yahukimo menyerukan, jika para pengemudi mobil ingin selamat diminta untuk membuka kaca jendela kendaraan. Mereka juga mengancam, manakala sewaktu-waktu Didimus Yahuli tewas tertembak, maka Mayor (OPM) Mackar Sobolim lah pihak yang bertanggung jawab.
(Redaksi/fin)